Dalam dunia ekonomi, ekonomi syariah disebut juga dengan istilah ekonomi Islam. pada prinsipnya ekonomi syariah merupakan representasi dari Jawa Tengah antara sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis. Oleh karena itu, sistem ekonomi syariah menerapkan prinsip kebaikan dari kedua sistem ekonomi tersebut.
ekonomi syariah memiliki empat tujuan utama yang perlu diperhatikan diantaranya:
1. Mencapai kesejahteraan sesuai dengan nilai dan norma Islam
2. Membentuk masyarakat yang terjalin erat satu sama lain berdasarkan prinsip keadilan dan persaudaraan
3. Mencapai distribusi pendapatan dan kekayaan yang adil dan merata
4. Mendukung kebebasan individu untuk berusaha meningkatkan taraf hidupnya sesuai dengan nilai-nilai Islam
Menurut Bank Indonesia ada beberapa prinsip dasar ekonomi syariah diantaranya: yaitu membayar zakat ke orang yang membutuhkan agar roda perekonomian berputar karena harta yang ada disalurkan ke orang tersebut untuk menghasilkan aktivitas ekonomi yang produktif. Melakukan transaksi yang produktif dan berbagi hasil, ekonomi syariah sangat menjunjung keadilan dan menekankan bagi hasil dari risiko antara nasabah dan pihak bank.
Ekonomi syariah juga memiliki peran di Indonesia, yaitu mendukung likuiditas perbankan syariah sehingga dapat mendorong penyaluran pemilihan syariah di Indonesia. lalu menerapkan modal usaha berbasis kemitraan atau UMKM syariah dan mengoptimalkan bagi hasil secara benar. yang ketiga ada mengoptimalkan keuangan syariah seperti zakat infak sedekah dan wakaf.
Bagaimana potensi ekonomi syariah di Indonesia ? Menurut kementerian keuangan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sangat besar. Hal ini terlihat dari perkembangan indeks inklusi keuangan yang semakin meningkat serta didukung dengan total hasil keuangan syariah. Bahkan, menurut data yang didapatkan oleh kemenkum Saat ini Indonesia telah naik ke peringkat 4 untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah setelah Malaysia, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab.
Komentar
Posting Komentar